Rabu, 28 September 2016

Dia

Dia ,
Yang awal ku kenal begitu dingin
Bagai Manusia yang tak bernyawa,
Yang setiap menatapnya tak pernah
terbayang akan berdekatan dengannya.

Tak pernah terbayangkan bahwa dialah
perantara Allah Meng-ijabah Doaku,
Sempat ragu bahkan bimbang karena
hadirnya yang begitu tak diharapkan.

Tapi itulah Kesucian,
Yang hadirnya tak pernah di harapkan 
Tapi pasti akan datang di waktu yang tepat.

Banyak ku mengenal Cinta , tapi cinta
yang Allah hadirkan ini cukup berbeda,
Sungguh aku ingin Menjaga kesuciannya,
sebagai bentuk Rasa syukurku kepada
SANG PEMILIK RASA.

Hingga suatu saat nanti penjagaan ku dan dirinya berakhir di satu kata khitbah atau akan menjadi sejarah Kesucian Cinta karena Allah.